Dr Richard Lee Masak 300 kg Rendang di Palembang, Masyarakat Tertib Antre

Dr Richard Lee Masak 300 kg Rendang di Palembang, Masyarakat Tertib Antre

Di Kota Palembang, Dr. Richard Lee menciptakan kesan unik dengan memasak rendang massal seberat 300 kg. Acara amal ini digelar di Lapangan Merdeka pada 15 Mei 2025, menarik ratusan warga. Aroma kuliner tradisional Sumatera menghampiri sekitar, sementara masyarakat antre dengan tertib menunggu giliran.

Rendang massal ini menggunakan bumbu lokal, disiapkan selama 12 jam dengan api perlahan untuk hasil yang empuk.

Dr Richard Lee Masak 300 kg Rendang di Palembang, Masyarakat Tertib Antre

Dr Richard Lee Masak 300 kg Rendang di Palembang, Masyarakat Tertib Antre

Keramaian acara tak mengurangi disiplin warga. Setiap orang menunggu giliran dengan sabar, membawa piring kosong untuk mencicipi sajian spesial. Dr. Richard Lee, dikenal sebagai penggiat kuliner tradisional, menjelaskan bahwa acara ini ingin memperkenalkan warisan masakan Palembang kepada generasi muda.

Rendang massal ini bukan sekadar santapan, tapi simbol kebersamaan dalam melestarikan budaya makanan lokal.

Profil Dr Richard Lee dan Latar Belakang Acara Masak Rendang Massal

Di Palembang, Dr Richard Lee dikenal sebagai sosok dermawan. Ia aktif dalam kegiatan filantropi. Sebagai dokter, ia tidak hanya fokus pada kesehatan masyarakat. Ia juga berkontribusi sosial melalui program sosial berbasis makanan.

Dengan filantropi yang ia jalankan, ia telah menggelar berbagai acara amal. Termasuk berbagi makanan untuk warga kurang beruntung.

Siapa Dr Richard Lee dan Kontribusinya untuk Masyarakat Palembang

  • Sebagai dokter, ia rutin memberikan layanan kesehatan gratis di pelosok kota.
  • Pernah menggalang dana untuk membangun puskesmas di daerah terpencil Palembang.
  • Program sosialnya termasuk “Rendang untuk masyarakat” yang membagikan makanan bergizi ke masyarakat kurang mampu.

Tujuan di Balik Acara Memasak Rendang 300 kg

Acara masak rendang massal ini adalah bagian dari tujuan amal untuk memperkuat solidaritas sosial. Dengan memilih rendang—a makanan ikonik Palembang—Dr Lee ingin menggabungkan budaya lokal dengan filantropi. Acara kuliner amal ini bertujuan:

  • Membagikan 300 kg rendang kepada 1.000+ keluarga kurang mampu.
  • Mengajak masyarakat Palembang merasakan kehangatan gotong royong.
  • Mengedepankan nilai berbagi melalui makanan tradisional.

Lokasi dan Waktu Penyelenggaraan Acara

Acara diselenggarakan di Lapangan Merdeka Palembang, lokasi acara rendang yang mudah diakses. Waktu pembagian rendang dilaksanakan:

  1. Waktu: Minggu, 25 November 2023, pukul 09.00–12.00 WIB
  2. Lokasi: Lapangan Merdeka, Jalan Ahmad Yani No. 7 Palembang.

Pemilihan lokasi strategis ini memudahkan akses bagi warga sekitar. Acara ini menjadi bagian dari komitmen Dr Lee untuk memperkuat kegiatan filantropi di kota kelahirannya.

Proses Pembuatan Rendang 300 kg: Dari Persiapan Hingga Penyajian

Memasak rendang 300 kg butuh perencanaan yang matang. Dr Richard Lee dan timnya memulai dengan mempersiapkan bahan seperti daging sapi segar dan bumbu rendang tradisional. Kualitas bumbu yang dihaluskan manual sangat penting untuk rasa autentik.

Proses memasak rendang massal dengan peralatan khusus

Proses memasak rendang massal dengan peralatan khusus

Mereka menggunakan teknik memasak rendang tradisional, tapi dengan modifikasi untuk skala besar. Berikut langkah utama:

  1. Pemilihan daging dipotong persegi panjang, direbus hingga empuk.
  2. Bumbu dasar (kemiri, ketumbar, lengkuas) dihaluskan bersama cabai dan bawang.
  3. Penggunaan wajan stainless steel ukuran 2 meter dengan kompor gas industri untuk mengatur cara masak rendang banyak secara merata.
Bahan Kuantitas
Daging sapi 300 kg
Bumbu dasar 25 kg
Santan segar 150 liter
Garam himalaya 5 kg

Pemantauan suhu dan pengadukan dilakukan terus-menerus untuk mencegah gosong. Tim 15 orang memasak dalam 8 jam. Mereka melakukan pengujian rasa setiap 30 menit.

Penyajian dilakukan dengan panci logam besar. Setiap mangkuk rendang disajikan bersama nasi putih hangat. Ini memastikan 5000 porsi siap diserahkan ke masyarakat tepat waktu.

Dr Richard Lee Masak 300 kg Rendang di Palembang, Masyarakat Tertib Antre

Acara masak rendang massal Dr Richard Lee di Palembang menarik ribuan warga. Antusiasme masyarakat dari semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia. Ini menunjukkan kecintaan mereka pada kuliner Palembang dan pentingnya tertib antre.

Proses pembagian rendang berjalan lancar. Ini berkat kerja sama antara panitia dan warga.

Antusiasme Warga Palembang Terhadap Acara Ini

Kerumunan tertib terjaga meski ribuan hadir. Masyarakat sabar mengikuti prosed registrasi. Ini menunjukkan budaya gotong royong mereka.PTTOGEL

Informasi acara tersebar luas. Media sosial, poster di pusat kota, dan himbauan dari RT/RW membantu. “Saya tahu acara ini dari tetangga,” kata Ibu Lusi, salah satu peserta.

Sistem Antrean yang Diterapkan untuk Pembagian Rendang

Sistem antrean dirancang agar pembagian rendang adil. Berikut langkah-langkahnya:

  • Masyarakat menerima nomor antrean saat registrasi.
  • Pembagian dilakukan per kelompok 50 orang.
  • Panitia membagi area antre dengan garis panah visual dan papan petunjuk.
manajemen kerumunan sistem antrean rendang Palembang

manajemen kerumunan sistem antrean rendang Palembang

Antrean yang tertib mempercepat proses. Warga tak merasa penat menunggu. Fasilitas seperti kursi dan air minum juga disediakan.

Testimoni Masyarakat yang Mencicipi Rendang Dr Richard Lee

Testimoni rendang memuji keunikan rasa. “Rasanya lebih pedas gurih dari biasanya,” kata Bapak Hadi, 65 tahun. Anak muda Siti (22) mengatakan, “Ini kuliner Palembang yang autentik!”

Komentar masyarakat seragam: rasa rendang ini mengingatkan mereka pada masakan tradisional yang lezat. Acara ini memperkuat kebersamaan warga Palembang. Semangat tertib antre dan kepedulian terhadap sistem antrean mencerminkan kearifan lokal dalam manajemen kerumunan.

Kesimpulan

Acara memasak rendang 300 kg di Palembang lebih dari sekedar makanan. Ini menunjukkan dampak sosial positif yang kuat. Dengan menggabungkan tradisi kuliner yang kaya, acara ini memperkuat rasa kebersamaan masyarakat.

Ribuan orang yang antusias menunggu giliran menunjukkan pentingnya budaya berbagi. Ini menjalin hubungan sosial yang kuat.CVTOGEL

Dr Richard Lee kembali membuktikan komitmennya melalui kegiatan amal makanan ini. Dengan membagikan rendang secara tertib, ia mengajarkan nilai gotong royong yang menjadi jiwa Palembang. Banyak warga menyebut kegiatan ini mengingatkan mereka pada pentingnya berbagi tanpa memandang jumlah, tapi lebih pada kepedulian.

Dr Richard Lee mengungkapkan rencana untuk mengadakan acara serupa berkala. Ia berharap ini mendorong lebih banyak orang terlibat dalam kegiatan sosial sejenis. “Kita bisa melestarikan budaya sambil membantu sesama,” ujarnya dalam wawancara terakhir. Rencana ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk memperkuat tali persaudaraan melalui makanan.

Acara ini mengajarkan bahwa tradisi kuliner bisa jadi penghubung antar generasi. Dengan tetap konsisten dalam berbagi, Dr Richard Lee telah menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini tak hanya memuaskan perut, tapi juga menghangatkan hati. Mari terus menginspirasi satu sama lain melalui aksi kecil yang bermakna.EPICTOTO

SUMBER MEDIA – LENTERABERITA.ID

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *