Kemenkes Rilis Panduan Gizi Terbaru untuk Mencegah Obesitas Anak

Kemenkes Rilis Panduan Gizi Terbaru untuk Mencegah Obesitas Anak
Kemenkes Rilis Panduan Gizi Terbaru untuk Mencegah Obesitas Anak

LIGA335 – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia baru-baru ini merilis panduan gizi terbaru khusus untuk anak-anak, sebagai langkah strategis dalam menghadapi meningkatnya kasus obesitas di kalangan anak Indonesia. Panduan ini diharapkan menjadi acuan bagi orang tua, guru, dan tenaga kesehatan dalam menciptakan pola makan sehat bagi generasi muda.

Lonjakan Kasus Obesitas Anak di Indonesia

Data terbaru dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 18% anak usia 5โ€“12 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, angka yang meningkat drastis dibandingkan lima tahun terakhir. Kemenkes menekankan bahwa obesitas anak tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung di usia dewasa.

Panduan Gizi Terbaru: Fokus pada Pola Makan Seimbang

Panduan gizi terbaru ini menekankan prinsip 4 Sehat 5 Sempurna, yang telah diperbarui sesuai dengan rekomendasi WHO dan data nutrisi terkini. Beberapa poin penting dalam panduan ini meliputi:

  1. Porsi makanan seimbang: Anak dianjurkan mengonsumsi karbohidrat kompleks, protein, sayuran, dan buah-buahan sesuai kebutuhan kalori harian.

  2. Batasi gula dan lemak jenuh: Minuman manis, camilan tinggi gula, dan makanan cepat saji sebaiknya dikurangi.

  3. Camilan sehat: Buah segar, kacang-kacangan, atau yoghurt sebagai pengganti snack olahan.

  4. Aktivitas fisik rutin: Minimal 60 menit aktivitas fisik setiap hari, termasuk bermain di luar ruangan atau olahraga ringan.

  5. Pendidikan keluarga: Orang tua didorong untuk menjadi contoh dalam pola makan sehat dan mengedukasi anak tentang pentingnya nutrisi.

Dukungan Digital dan Edukasi Publik

Kemenkes juga meluncurkan aplikasi mobile dan modul edukasi online yang memudahkan orang tua dan guru memantau asupan gizi anak. Fitur-fitur ini mencakup:

  • Hitung kebutuhan kalori harian sesuai usia dan aktivitas anak.

  • Rekomendasi menu sehat berdasarkan preferensi lokal.

  • Tips mengatasi anak picky eater dan menjaga pola makan seimbang.

Harapan Kemenkes

โ€œPanduan gizi ini bukan sekadar dokumen, tapi strategi nyata untuk membentuk generasi sehat dan kuat. Kami berharap masyarakat, sekolah, dan tenaga kesehatan bisa bekerja sama menerapkannya,โ€ ujar Dirjen Gizi Kemenkes, Dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers Oktober 2025.

Obesitas anak adalah masalah serius yang memerlukan perhatian seluruh pihak. Dengan panduan gizi terbaru ini, Indonesia memiliki langkah konkret untuk mencegah obesitas anak sejak dini, meningkatkan kualitas hidup, dan menurunkan risiko penyakit kronis di masa depan.

Sumber: lenteraberita.id

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *